Kedewasaan Terlihat dari Caramu Memilih Pasangan. 6 Kriteria Ini Jadi Tanda Kamu Siap Disahkan

Kedewasaan Terlihat dari Caramu Memilih Pasangan. 6 Kriteria Ini Jadi Tanda Kamu Siap Disahkan

Seberapa dewasa dari caramu memilih pasangan

Duniabola99 -  Seiring bertambahnya umur, ternyata ada perbedaan besar dalam mencari pasangan. Saat masih remaja dulu, pacar yang penting ganteng dan mau antar jemput ke mana saja. Apalagi kalau malam minggu udah dekat. Dia harus mau kamu ajak jalan biar nggak kalah sama teman-teman.

Sementara di saat umurmu yang udah menginjak dewasa dan hubungan mulai berorientasi pada masa depan, kriteria pasangan bisa sangat berbeda. Ganteng dan mau diajak jalan tiap akhir pekan sudah bukan lagi peringkat utama. Nah, bila kriteriamu dalam mencari pasangan sudah seperti yang akan Hipwee bahas kali ini, mungkin kamu sudah benar-benar dewasa dan siap disahkan. Yuk, baca sampai habis!

1. Dulu cari pacar itu yang siap sedia 24 jam. Sekarang kamu mencari seseorang yang pengertian dan memberi ruang untuk berkembang

Waktu masih remaja dulu, sepertinya ada aturan tidak tertulis kalau pacar harus siap sedia membalas pesan selama 24 jam. Dulu kalau punya pacar model beginian rasanya udah paling beruntung di dunia. Namun sekarang berbeda. Boro-boro yang siap sedia berbalas pesan 24 jam. Mencari yang bisa balas pesan aja susahnya kebangetan. Makanya saat ini kamu mencari seseorang yang pengertian dan memberimu ruang untuk berkembang. Toh pacaran bukan berarti harus berkomunikasi full seharian kan?

2. Bagimu wajib cari pacar gaul yang aktif di sosial media. Kalau sekarang mah, dia nggak punya sosmed juga nggak apa-apa asalkan setia

Gaul tidaknya seseorang memang jadi salah satu kriteria pasangan idaman di masa remaja dulu. Terutama di media sosial, semakin banyak followers, artinya pasanganmu anak gaul yang kekinian. Kalau sekarang mah, mau aktif atau bahkan nggak punya sosmed sekalian juga nggak apa-apa. Asalkan dia berani menjaga komitmennya dan setia di sisimu. Apalah artinya nggak bisa dimention-mention di IG, kalau dia selalu datang tepat waktu saat kamu membutuhkannya?

3. Sekarang kamu nggak lagi mencari sosok yang romantis dan manis kayak gula. Asal dia bisa buatmu nyaman, mau datar kayak palang kereta juga tak apa

Memang sih punya pasangan yang romantis itu bikin mabuk kepayang, tapi kalau sekarang, duh rasanya perlu dipkir-pikir ulang. Sebab romantis belum tentu bisa buat nyaman dan bahagia. Kalau boleh milih pun, saat ini kamu hanya mencari dia yang mampu membahagian dan bikin kamu nyaman dengan tindakan nyata. Nggak apa-apa deh meski dia lempeng dan datar kayak palang kereta 😐

4. Dulu kamu selalu bermimpi bisa nikah sama cowok kaya biar tak hidup susah. Kalau sekarang, mau kaya atau tidak, yang penting dia tak akan membiarkanmu payah

Mencari pasangan itu harus: ganteng dan kaya. Ganteng biar besok anak-anak kalian bisa rupawan. Kaya biar kelak hidupmu tak susah-susah amat. Namun kriteria seperti ini udah tak berlaku lagi. Kaya atau tidak, nggak penting lagi buatmu. Asalkan dia merupakan sosok yang bertanggung jawab, udah deh kamu tak akan tengok kiri kanan. Kalau ganteng itu bonus ya~

5. Dulu seksi itu identik dengan tampan dan cantik. Sekarang, seksi juga soal pola pikir terutama saat mencari teman hidup

Kalau di zaman sekolah dulu, pacar idaman minimal adalah anak basket atau anak cheerleaders. Sekarang? Hal itu nggak berlaku lagi. Bagimu seksi tak hanya soal tampang dan fisik. Seksi itu juga mencakup pola pikir. Mau dia dulu bukan anak basket atau cheerleaders, nggak masalah! Yang terpenting dia punya karakter baik dan cerdas sebab pondasi pola pikirnya udah kuat.

6. Dulu seneng banget kalau punya pasangan yang keren di mata orang-orang. Sekarang kamu mencari seseorang yang bisa membuatmu merasa keren dan nyaman

Selain seksi, keren adalah kriteria wajib saat remajamu dalam mencari pasangan. Potongan rambut kekinian dan sedikit tak mengikuti aturan sekolah adalah keren yang kamu damba-dambakan. Namun di benakmu sekarang, keren bukan berarti tampilan luar. Kini kamu lebih mencari seseorang yang bisa membuatmu merasa keren dan nyaman dari dalam. Kayak bisa bikin karya berdua atau paling tidak mendukung apapun yang kamu cita-citakan nantinya. Duh, punya pasangan yang suportif gini kadar kerenmu jadi nambah berlipat-lipat pasti~
         

Penulis Artikel

sanjaya novarina

sanjaya novarina

pernah sekali ingin memiliki tpi apa daya belum ada jodohnya :) , kalo kehendak tuhan semoga dapat jodoh yg pas di hati
Do you have any presale question to ask?

Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry. Lorem Ipsum has been.