KESEHATAN

Kiat Mencegah Anak Kecanduan Gawai

Duniabola99 – Saat ini tumbuh kembang anak didampingi oleh berbagai media digital di sekelilingnya yang memiliki berbagai aspek positif dan negatif. Jenis media digital yang kerap digunakan oleh anak adalah gawai. Gawai sendiri dapat mencakup berbagai jenis media digital, termasuk telepon genggam, smartphone, tablet, dan sebagainya.

Tanpa disadari, orang tua sering kali memberikan keleluasaan kepada anak untuk bermain dengan gawai. Namun jika hal ini tidak dikendalikan dengan bijak, bisa menyebabkan anak menjadi kecanduan gawai. Bagaimana kiat yang tepat agar anak tidak kecanduan bermain dengan alat ini?

Memperkenalkan anak dengan gawai

Berdasarkan artikel dari American Academy of Pediatrics, para pakar menyarankan, sebaiknya gadget atau gawai tidak diperkenankan untuk digunakan anak-anak yang berusia di bawah 18 bulan. Pengecualian ditujukan pada fitur video chat yang dapat membantu anak mengenali wajah anggota keluarga yang tinggal berjarak jauh.

Lalu, pada usia 18 hingga 24 bulan, orang tua yang ingin memperkenalkan media digital pada anak disarankan untuk memilih program yang berkualitas tinggi dan bermanfaat bagi anak. Jangan lupa untuk selalu mendampinginya, dan membantu menjelaskan kepada anak tentang apa yang dilihatnya.

Untuk anak-anak yang berusia 2 hingga 5 tahun, perlu aturan khusus. Terapkan batasan screen time selama 1 hingga 2 jam setiap harinya. Pastikan bahwa tayangan atau aplikasi yang digunakan adalah program yang berkualitas tinggi.

Screen time merupakan durasi seseorang terekspos terhadap layar, baik layar televisi, komputer, laptop, tablet, smartphone, maupun telepon genggam. Orang tua juga harus selalu memastikan bahwa media yang digunakan oleh anak adalah hal-hal yang bermanfaat baginya. Sebagai orang tua, Anda harus membantu menjelaskan apa yang sedang disaksikan, dan bagaimana menerapkannya ke dunia di sekitarnya.

Untuk anak-anak yang berusia 6 tahun ke atas, terapkan batasan yang konsisten untuk waktu mengakses gawai. Pastikan bahwa penggunaan media digital tersebut tidak mengganggu kecukupan waktu tidur, aktivitas fisik, dan perilaku lainnya yang penting bagi kesehatan anak.

Penggunaan gawai yang aman untuk anak

Lalu, bagaimana cara untuk mencegah anak agar tidak menggunakan gawai secara berlebih? Berikut adalah beberapa tips yang dapat diterapkan:

1.    Batasi waktu penggunaannya

Dengan menerapkan batasan penggunaan gawai sejak dini, misalnya 1 atau 2 jam setiap harinya, anak akan terbiasa dengan batasan waktu tersebut. Tentukan jam-jam tertentu dimana anak dapat menggunakan gawai, misalnya pada jam istirahat sore, dan sebagainya.

2.    Tentukan area bebas gawai di rumah

Salah satu cara lain untuk mencegah kecanduan gawai adalah dengan membuat area bebas gawai di rumah, misalnya ruang tidur dan meja makan. Anak pun secara otomatis tidak akan menggunakan gawai sebelum tidur atau saat makan, sehingga aktivitasnya menjadi tidak terganggu.

3.    Selalu pantau konten yang diakses oleh anak secara berkala

Dengan memantau apa yang dilakukan oleh anak saat bermain dengan gawai, orang tua ikut memastikan penggunakan gawai untuk hal yang bermanfaat bagi anak. Bila digunakan untuk mengakses media yang positif, gawai dapat membantu pertumbuhan dan perkembangan anak. Selain itu juga dapat mengasah kemampuan kognitifnya.

Dengan menerapkan berbagai aturan di atas, anak dapat mendapatkan berbagai manfaat positif dari penggunaan gawai dan meminimalkan dampak negatifnya. Bila digunakan dengan batasan-batasan yang tepat, gawai dapat membantu menunjang proses tumbuh kembang anak serta menstimulasi kecerdasannya.