BERITA UNIK

Mobil Terbang Pertama di Dunia Siap Dipasarkan pada 2019, Harganya Fantastis

Duniabola99.com  Sebuah mobil terbang komersial pertama di dunia, dipamerkan di sebuah pameran otomotif berskala internasional di kota Jenewa, Swiss.

Mobil seharga 499 ribu euro, atau sekitar Rp 8,6 miliar dengan nama Personal Air and Land Vechicle (Pal-V) itu disebut mampu melaju dengan kecepatan hingga 170 kilometer per jam, baik di jalan darat maupun saat terbang. Demikian dilansir dari Duniabola99.com pada Jumat (9/3/2018).

Mesin utama pada mobil terbang ini bersifat hibrida, yang merupakan gabungan mesin sepeda motor dan helikopter.

Pertama kali diluncurkan di ajang Geneva Motor Show pada Selasa, 6 Maret 2018, mobil terbang beroda tiga ini memiliki kapasitas penumpang sebanyak dua orang, dan telah mendapat meraih sertifikasi keamanan di Amerika Serikat (AS) dan Eropa.

Kendaraan ini terbuat dari perpaduan material serat karbon, titanium, dan alumunium dengan total berat 680 kilogram. Menariknya, hanya dibutuhkan permukaan datar sepanjang 165 meter untuk lepas landas, dan sepanjang 30 meter untuk mendarat.

Sistem kemudinya dibuat serupa dengan sepeda motor, di mana pengendara cukup mengendalikannya melalui setang berpadu sebuah tuas kontrol, dan panel kokpit dengan petunjuk penggunaan yang sederhana.

Untuk melaju hingga daya tempuh maksimal, kendaraan ini membutuhkan bahan bakar minyak (BBM) sebanyak 27 gallon, atau sekitar 102 liter.

Dengan sejumlah BBM tersebut, Pal-V mampu terbang hingga sejauh hampir 500 kilometer pada ketinggian 3.500 meter. Adapun di darat, dengan kondisi yang sama, mampu menempuh jarak maksimal hingga 1.200 kilometer.

Baik di darat maupun di udara, Pal-V  mampu melaju hingga kecepatan 170 kilometer, dan mencapai laju dari 0 hingga 95 kilometer dalam waktu kurang dari delapan menit.

Butuh waktu hingga enam tahun uji coba bagi Pal-V untuk siap diluncurkan secara komersial, dan merebut status sebagi pelopor dalam produksi mobil terbang personal secara massal.

“Konsep mobil terbang telah banyak muncul di film-film, dan tahun depan, hal itu akan menjadi kenyataan,” ujar CEO Pal-V, Robert Dingemanse kepada Associated Press.