BERITA BOLA

Sindir Mourinho, Henry Tegaskan Pogba Bukanlah Kante

Dalam dua laga dari tiga laga terakhirnya di Premier League, Manchester United menelan kekalahan. Pasca kalah 0-2 dari Tottenham Hotspur, Red Devils takluk 0-1 dari Newcastle United di St James Park.

Tak mampu mencetak gol, Man United juga miskin kreativitas di kedua laga tersebut. Kehadiran Alexis Sanchez juga tidak banyak membantu permainan Man United. Apalagi, Paul Pogba juga tidak maksimal bermain.

Gelandang asal Prancis berusia 24 tahun bukannya tidak bermain maksimal, melainkan potensi terbaiknya urung keluar, karena ditempatkan pada posisi yang salah oleh Jose Mourinho. Alih-alih memaksimalkan potensinya untuk membantu serangan, Pogba justru menjadi gelandang jangkar (pivot) yang juga diharuskan membantu tim bertahan.

Padahal, talenta yang dimiliki Pogba akan lebih maksimal jika ia bisa fokus membantu serangan, seperti halnya di Juventus dengan menempatkan tiga gelandang di lini tengah. Dengan adanya dua gelandang lain, Pogba bisa lebih fokus membantu serangan.

​Setelah legenda Liverpool, Graeme Souness, yang mengkritisi penampilan Pogba, kini giliran Thierry Henry yang angkat bicara. Bahkan, saking kesalnya dengan kengototan Mourinho, Thierry Henry, legenda Arsenal yang kini jadi pengamat sepak bola, sampai menyebutkan dengan tegas bahwa Pogba bukanlah N’Golo Kante, gelandang Chelsea yang memang memiliki kemampuan bertahan sangat baik.

“Saya tidak berpikir dia (Pogba) seorang gelandang bertahan. Saya tidak berpikir saya penyerang sayap, tapi kemudian setelah pindah ke Barcelona, mereka meminta saya melakukannya, dan Mourinho memintanya melakukan pekerjaannya. Tapi, apakah dia memberi dampak sebagai gelandang bertahan dengan cara yang sama seperti dampaknya saat melawan Everton atau Juventus?” cetus Henry,  Selasa (13/02).

“Dapakah ia melakukan pekerjaannya? Ya, dia bisa. Tapi, apakah dia N’Golo Kante? Tidak. Kante merasakan bahaya dan tahu di mana bola akan berada. Ini memang ada dalam DNA-nya. Sementara DNA Paul Pogba lebih ada di depan sana, untuk menciptakan peluang dan mencoba menunjukkan kemampuannya seperti yang kita lihat semua saat melawan Everton,” tegasnya.