SEKILAS BERITA

Tolak Permintaan Tim 11 Bupati Rita, Saksi Ini Dimutasi Jabatan

Duniabola99 Eks Kadisnaker Pemkab Kutai Kartanegara (Kukar), Suriansyah mengaku dimutasi karena selalu menolak permintaan tim 11 pemenangan Bupati Kukar nonaktif Rita Widyasari. Suriansyah dimutasi jabatan menjadi staf ahli Bupati Rita.

Suriansyah yang juga pernah menjadi kadis peternakan, selalu menolak permintaan tim 11 pemenangan yang bernama Junaidi. Suriansyah diminta menarik fee 5 persen dari nilai proyek dinas peternakan dan tenaga kerja.

“Saya dimutasi menjadi staf ahli bupati pada kantor sekretariat pemerintahan,” ujar Surianysah dalam sidang lanjutan Rita Widyasari dan Khairudin di Pengadilan Tipikor, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Selasa (10/4/2018).

Jawaban ini disampaikan Suriansyah saat ditanya jaksa pada KPK. Jaksa awalnya membacakan berita acara pemeriksaan (BAP) Suriansyah soal adanya ancaman mutasi.

“Selalu diancam, jika (permintaan) nggak dilaksanakan saya akan dimutasi?” kata jaksa membacakan BAP.

Suriansyah membenarkan keterangannya itu. “Salah satu iya,” katanya.

Dalam persidangan, Suriansyah mengatakan, hubungannya dengan Junaidi juga menjadi tidak baik lantaran menolak permintaan tersebut. Namun hal tersebut tidak berdampak dengan keluarganya.

“Itu juga yang saya khawatirkan, yang saya maksudkan hubungan tidak baik itu,” ujar dia.

Selain itu, Suriansyah juga menyebut istrinya diberhentikan sebagai dosen oleh ketua yayasan Universitas Kukar, Suroto. Dia mengenal Suroto juga salah satu tim 11 pemenangan Rita.

“BAP Anda, perlu saya sampaikan bahwa pada bulan Juni tahun 2013. Istri saya yang menjadi honor pengajar keguruan,” kata jaksa pada KPK.

“Oh iya betul, beliau ketua yayasan, dan waktu itu istri saya diberhentikan dari fakultas keguruan dan ilmu pendidikan,” ucap Suriansyah. Istri Suriansyah kini menjadi guru PNS SMA N 1 Tenggarong.

Rita disebut jaksa menerima uang gratifikasi Rp 469.465.440.000 terkait perizinan proyek pada dinas Pemkab Kukar. Gratifikasi itu diterima melalui Komisaris PT Media Bangun Bersama (MBB) Khairudin, yang juga anggota tim 11 pemenangan Bupati Rita.

Rita juga didakwa menerima uang suap Rp 6 miliar dari Direktur Utama PT Sawit Golden Prima alias Abun. Uang suap tersebut terkait dengan pemberian izin lokasi perkebunan sawit di Desa Kupang Baru, Kecamatan Muara Kaman, Kabupaten Kukar.

Baca Berita Seru Lain :

Galaxy Note9 dengan Fingerprint di Layar Muncul di YouTube

Daftar Makanan yang Mengandung Asam Folat

Anti Mati Gaya, Ini yang Wajib Kamu Tahu Tentang Smartphone Sharp R1S dan Sharp Pi!

Dikabarkan Akan Konser di Candi Borobudur, Intip Gaya Mariah Carey yang Tidak Membosankan