Waduh! 5 Artis Pria Indonesia Ini Mengaku Takut Jarum Suntik

Waduh! 5 Artis Pria Indonesia Ini Mengaku Takut Jarum Suntik

****Duniabola99.com–****Rasa takut pada jarum suntik adalah hal yang cukup sering dialami banyak orang. Perlu dicatat, tidak semua rasa takut pada jarum suntik dapat disebut dengan fobia. Menurut pakar fobia jarum di University of Western Australia, Profesor Andrew Page, beberapa orang bisa saja tidak masalah jika kontak dengan jarum. Atau, ada yang awalnya takut tapi pada akhirnya bisa menerima jika memang dirinya harus disuntik. Reaksi yang muncul pun hanya ketakutan biasa dan wajar, misalnya menutup mata atau berpegangan erat karena menahan sakit.

“Tapi ketika kamu mengalami fobia jarum, ada gejala yang dialami ketika melakukan kontak dengan jarum. Gejalanya berupa cemas atau panik, termasuk detak jantung kencang, nyeri dada, keringat dingin dan deras, pusing, serta mual,” kata Page, dikutip dari ABC Australia.

Nah, berikut ini adalah para artis pria yang mengaku takut dengan jarum suntik. Siapa saja mereka?

Siapa sih yang ingin bersentuhan dengan jarum, misalnya harus disuntikkan obat atau diambil sampel darah untuk pemeriksaan laboratorium? Tapi, perlu diperhatikan juga apakah ketakutan pada jarum itu lumrah atau merupakan fobia.

Menurut pakar fobia jarum di University of Western Australia, Profesor Andrew Page, beberapa orang bisa saja tidak masalah jika kontak dengan jarum. Atau, ada yang awalnya takut tapi pada akhirnya bisa menerima jika memang dirinya harus disuntik. Reaksi yang muncul pun hanya ketakutan biasa dan wajar, misalnya menutup mata atau berpegangan erat karena menahan sakit.

“Tapi ketika Anda mengalami fobia jarum, ada gejala yang dialami ketika melakukan kontak dengan jarum. Gejalanya berupa cemas atau panik, termasuk detak jantung kencang, nyeri dada, keringat dingin dan deras, pusing, serta mual,” kata Page, dikutip dari ABC Australia.

Umumnya, seseorang memang memiliki kekhawatiran ketika mereka harus bersentuhan dengan jarum. Tapi, pada pengidap fobia jarum, ketakutannya tak bisa diatasi, mengganggu, dan orang yang merasakannya tidak bisa melakukan apa-apa terhadap ketakutan ini. Sehingga, sangat mungkin mereka menghindari perawatan medis. Bahkan, mereka bisa menghindari aktivitas yang melibatkan jarum di dalamnya, meski tak ada kontak dengan jarum tersebut.

Pada beberapa kasus, kata Page, fobia muncul karena pengalaman buruk yang dialami seseorang di masa kecil. Misalnya, saat mereka sakit parah atau mendapat suntikan yang sangat menyakitkan bahkan sampai pingsan. Biasanya, ketakutan akan jarum ini dibarengi dengan fobia darah.

“Jadi orang yang memiliki fobia jarum bisa memiliki ketakutan berlebih pada darah atau prosedur medis, bahkan kombinasi dari ketiganya,” ujar Page.

Untuk mengatasi fobia ini, disarankan melakukan konseling dengan psikolog, khususnya yang membidangi fobia. Nantinya, terapi diberikan bertahap. Misalnya, di awal seseorang akan diberi gambar jarum kemudian diminta menyentuh jarum, melihat orang disuntik, dan pada akhirnya ia tidak akan ketakutan saat disuntik. Pastinya, proses terapi ini membutuhkan waktu hingga akhirnya seseorang sembuh dari fobia jarum yang dialami.

Do you have any presale question to ask?

Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry. Lorem Ipsum has been.